Semarang itu surganya pecinta makanan. Selain menunya yang multikultural, penuh cita rasa, dan enak-enak semua. Saking banyaknya, kami hanya bisa merangkum beberapa contoh wisata kuliner Semarang yang mudah dijangkau.
Wisata Kuliner Semarang yang Wajib Dicobain
Buat kamu yang suka jalan-jalan sambil kulineran bareng teman atau keluarga, berikut daftar spot murah meriah yang wajib dicoba.
1. Mie Siang Kie
Kalau mau yang klasik dan bersejarah, langsung cus ke Mie Siang Kie di Pecinan. Mi legendaris ini punya topping lengkap: suwiran ayam, kekian, pangsit rebus. ada juga versi dengan babi untuk yang makan non-halal.
Rasanya khas, atmosfernya juga berasa “jadul” dan autentik. Cocok buat yang suka makanan bernuansa heritage.
Harga & jam buka: sekitar Rp32.000 sampai Rp45.000 per porsi, buka jam 08.00-15.00 WIB di Gang Lombok No.10, Semarang Tengah.
2. Soto Bangkong
Soto Bangkong (nama jalan aslinya) punya kuah agak kecokelatan dan rempah yang hangat. Isinya ada ayam, bihun, tomat, dan taoge.
Di meja biasanya juga ada berbagai lauk tambahan, jadi bisa mix-and-match sesuai selera. Mantap buat sarapan atau makan siang yang mengenyangkan.
Harga & jam buka: sotonya mulai Rp13.000, sate-satean Rp1.500 sampai Rp7.000 per tusuk, buka jam 07.00-22.00 WIB di Ruko Bangkong Plaza, Jl. Brigjen Katamso No.1, Semarang Selatan.
3. Asem-asem Koh Liem
Sekilas mirip soto, tapi lebih asam dan segar. Isian daging sapi dadu yang empuk bikin pengalaman makan jadi beda.
Di sini juga ada lontong cap go meh dan menu khas lainnya kalau kamu mau eksplor rasa Cina-Jawa yang unik.
Harga & jam buka: sekitar Rp35.000 sampai Rp50.000 per porsi, buka jam 07.00-17.00 WIB di Jl. Karang Anyar No.37, Semarang Tengah.
4. Gudeg Koyor Mbak Tum
Pecinta kuliner malam wajib mampir. Gudeg memang identik dengan kuliner Jogja, tapi bukan berarti di Semarang gak ada.
Gudeg koyor ini fokus ke koyor (urat sapi) yang empuk, disajikan bareng gudeg manis. Harga ramah kantong dan buka sampai dini hari, jadi pas buat yang kelaperan setelah hangout.
Harga & jam buka: mulai Rp16.000 (versi telur) sampai Rp35.000 (komplet), buka jam 17.00-03.00 WIB di Wonodri, Semarang Selatan, ada juga cabang di Jl. Majapahit dan Purwodadi.
5. Nasi Pindang Kudus Gajah Mada
Bangun pagi dan cari sarapan yang memuaskan? Nasi pindang ini legendaris sejak 1987. Porsinya mengenyangkan, cita rasanya khas, dan harganya bersahabat. Lokasinya strategis karena ada di dekat Simpang Lima, jadi gampang banget dijangkau.
Harga & jam buka: satu porsi nasi pindang plus soto sekitar Rp17.000, buka jam 06.00-22.00 WIB di Jl. MH Thamrin No.40, Semarang Tengah.
6. Tahu Gimbal Pak Eddy
Tahu gimbal ini jadi makanan khas Semarang yang udah terkenal, bahkan sampai luar kota. Kombinasi tahu goreng + bakwan udang + kuah kacang ini terkesan sederhana, tapi rasanya juara banget!
Warung ini buka sampai jam 23.00, cocok buat nongkrong sore sampai malam.
Harga & alamat: satu porsi sekitar Rp25.000 sampai Rp33.000, lokasinya di kawasan Jl. Pandanaran II, Taman Indonesia Kaya, Semarang Selatan. Catatan; ada beberapa warung lain yang pakai nama mirip, pastiin ke yang H. Edy asli biar nggak salah tempat.
7. Bebek Goreng Pak Thori & Nasi Ayam Bu Sami
Kalau suka bebek goreng yang empuk tapi kulitnya renyah, Pak Thori wajib dicoba. Sedangkan Nasi Ayam Bu Sami pas buat yang mau menu ayam komplet dengan berbagai lauk pelengkap.
Bebek Goreng Pak Thori: bebek goreng Rp41.000, bebek bakar Rp45.000, buka jam 09.00-22.00 WIB di Jl. Raya Manyaran-Gunungpati, Sadeng, Gunungpati.
Nasi Ayam Bu Sami: satu porsi sekitar Rp12.000, justru buka malam sampai subuh (22.00-06.00 WIB), pas buat yang laper tengah malam, lokasinya di Pojok Matahari, Jl. Simpang Lima, Semarang Tengah.
8. Simpang Lima & Pasar Semawis
Kalau mau tur kuliner sekaligus nongkrong, Simpang Lima dan Pasar Semawis adalah spot yang must-visit. Di sini kamu bisa jalan-jalan sambil cicip banyak menu, dari jajanan lokal sampai camilan khas Tionghoa.
Soal harga: karena ini kawasan dengan banyak pedagang, harganya bervariasi tapi umumnya Rp10.000 sampai Rp30.000 per porsi jajanan. Pasar Semawis ramainya pas malam, khususnya akhir pekan.
9. Mie Kopyok Pak Dhuwur
Mie kopyok ini beda dari mie pada umumnya; isinya kombinasi lontong, tahu, dan kerupuk gendar disiram kuah kental berbumbu bawang putih. Legendaris banget dan sering jadi langganan pejabat, tapi harganya tetep merakyat.
Harga & jam buka: mie kopyok reguler Rp7.000, versi jumbo Rp12.000, buka jam 08.00-16.00 WIB di Jl. Tanjung No.18A, Pandansari, Semarang Tengah.
10. Lumpia Gang Lombok
Nggak lengkap rasanya kulineran Semarang tanpa nyobain lumpia langsung dari tempat asalnya. Lumpia Gang Lombok udah legendaris, ada versi basah dan goreng, isinya rebung dan telur yang gurih.
Harga & jam buka: Rp17.000 per lumpia, buka jam 08.00-17.00 WIB di Gang Lombok No.11, Purwodinatan, Semarang Tengah. Biasanya cuma libur pas Lebaran dan Imlek.
Reminder; cek jam buka dulu (beberapa warung legendaris cuma buka tertentu), bawa uang cash secukupnya karena beberapa tempat mungkin belum menyediakan QRIS. Jangan ragu buat pesan porsi sharing supaya bisa nyobain lebih banyak menu.
Kalau kamu rencanain food-hopping bareng teman atau keluarga (30–50 orang), pertimbangin buat pake bus biar perjalanan nyaman, aman, dan tetep hemat.
Untuk pilihan rental bus area semarang atau persewaan bus Jogja ke Semarang, Pijar Utomo menyediakan armada nyaman dan opsi paket yang ramah di kantong. Mulai dari bus AC, reclining seat, sampai layanan titik jemput fleksibel.
Kalau kamu butuh solusi transportasi yang praktis dan terjangkau, coba cek Pijar Utomo; mereka biasa layani rute Jakarta–Semarang, Jogja–Semarang, dan kota-kota besar lain dengan harga kompetitif.

Hendri adalah tim content strategist di PT Pijar Utomo Transindo yang memiliki pengalaman lebih dari lima tahun dalam mengembangkan strategi digital, berfokuskan pada pertumbuhan organik dan peningkatan visibilitas di mesin pencari.
Ia memulai kariernya sejak 2018 dengan menangani campaign SEO dan pembuatan konten untuk berbagai bisnis, mulai dari distributor lokal hingga brand nasional.
Dalam perjalanannya, Hendri telah terlibat dalam berbagai proyek bersama agensi dan klien ternama, seperti InboundID dan CMLabs.
Secara khusus, Hendri memiliki fokus dan pengalaman mendalam di industri travel, pariwisata, dan transportasi, termasuk persewaan bus pariwisata karena dia suka traveling. Tercatat, dia sudah traveling menggunakan bus dari Pekanbaru menuju kota Jogja dengan durasi 3 hari 2 malam, sehingga memiliki pengalaman yang mendalam mengenai topik transportasi.
Selama beberapa tahun terakhir, ia aktif mengelola strategi digital marketing dan produksi konten untuk bisnis di sektor ini, sehingga dia tahu secara langsung apa yang dibutuhin sama pengguna, pola pencarian, serta dinamika pasar wisata yang butuh kendaraan secara berombongan.
Atas alasan itulah, Pijar Utomo menarik Hendri menjadi salah satu ujung tombak digital strategist di website milik Pijar Utomo Transindo.
Menggunakan pendekatan yang gabungin analisis data sama pemahaman minat pengguna, Hendri berkomitmen membangun konten yang tidak hanya SEO-friendly, tetapi juga relevan, informatif, dan mampu memberikan nilai nyata bagi pembaca.
Saat ini, ia bekerja sebagai SEO analyst berbasis remote dan terus mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia digital marketing.