Rekomendasi Study Tour Jogja di bidang Alam dan Pedesaan

Study tour ke Yogyakarta menjadi agenda rutin tahunan bagi banyak sekolah. Baik yang berasal dari wilayah bagian barat seperti jakarta, Karawang, hingga wilayah timur seperti Jawa Timur atau Bali.

Kegiatan ini bukan hanya untuk melepas penat para murid, tetapi juga memberikan pengalaman edukasi yang berharga. Jogja, dengan berbagai objek wisata edukatif, menawarkan banyak pilihan bagi para siswa. Berikut adalah beberapa tempat wisata edukasi yang bisa dikunjungi saat study tour di Jogja.

Rekomendasi Study Tour Jogja

1. Desa Wisata Krebet

Desa Wisata Krebet terletak di Dusun Krebet, Sendangsari, Pajangan, Bantul. Tempat ini menawarkan kegiatan kerajinan batik yang unik menggunakan media kayu, berbeda dengan batik tradisional yang umumnya menggunakan kain.

Dengan harga mulai dari Rp30.000, pengunjung sudah bisa mendapatkan semua peralatan untuk membatik, termasuk media batik seperti topeng atau wayang, canting, dan kompor beserta lilin.

Hasil karya batik tersebut dapat dibawa pulang sebagai oleh-oleh, loh!

2. Nangsib Keramik

Bagi siswa yang ingin belajar membuat gerabah atau keramik, Nangsib Keramik adalah tempat yang tepat. Di sini, para peserta study tour dapat langsung terlibat dalam proses pembuatan keramik, yang menjadi pengalaman berkesan.

Wisata ini juga memberikan kesempatan untuk mengelilingi kampung, melihat proses pembuatan tanah liat, serta belajar sejarah Kampung Kasongan. Nangsib Keramik buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

3. Museum Affandi

Museum Affandi yang terletak di Jl. Laksda Adisucipto No. 167 menjadi musem dengan koleksi lebih dari 300 lukisan karya seniman ternama, Affandi.

Di museum ini, pengunjung juga dapat melihat karya para pelukis Indonesia lainnya, seperti Basuki Abdullah dan Sudjojono. Museum ini menjadi tempat yang tepat untuk mengenal lebih dalam tentang seni lukis dan warisan budaya Indonesia.

4. Wisata Perak Kotagede

Wisata Perak Kotagede menawarkan pengalaman belajar membuat perak, yang merupakan seni kerajinan tradisional di Yogyakarta.

Di sini, pengunjung dapat belajar dari para ahli kerajinan perak. Lokasi wisata ini terletak di Jl. Kemasan Gang Sawo KG. II/801A, Nyamplungan, Kec. Kotagede.

Selesai belajar, rombongan bisa mampir ke Situs Warungboto atau Masjid Gedhe Mataram Kotagede, yang merupakan masjid tertua di Yogyakarta.

5. Parangtritis Geomaritime Science Park

Dikenal juga sebagai Museum Gumuk Pasir, tempat ini menyimpan berbagai benda ekosistem pesisir pantai, termasuk jenis batuan dan herbarium.

Museum ini juga berfungsi sebagai pusat restorasi dan konservasi. Para siswa yang mengunjungi PGSP bisa menikmati berbagai zona, seperti Zona Bahar dan Lorong Sejarah Kemaritiman, dan semua ini bisa diakses secara gratis setiap hari Senin sampai Jumat, dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

6. Omah Oblong

Omah Oblong adalah industri kaos terkemuka di Jogja. Di tempat ini, siswa bisa melihat langsung proses produksi kaos yang menjadi salah satu oleh-oleh khas Jogja.

Omah Oblong terletak di Jl. Jambon Baturan, Trihango, Kab. Sleman, dan memiliki banyak brand kaos lokal yang terkenal.

7. Desa Kasongan

Tak ketinggalan, Desa Kasongan yang terletak di Kota Jogja juga menjadi destinasi menarik. Di desa ini, siswa dapat belajar tentang industri gerabah yang sangat terkenal.

Selain menyaksikan proses pembuatan gerabah, mereka juga bisa mendapatkan pengetahuan tentang cara mengembangkan industri ini.

8. Desa Wisata Pentingsari

Desa Wisata Pentingsari ada di Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, sekitar 22,5 km dari pusat Kota Jogja. Desa ini termasuk salah satu pelopor desa wisata di Jogja dan pernah meraih penghargaan ASEAN Tourism Award.

Di sini siswa bisa ikut kegiatan berkebun, membajak sawah, belajar wayang suket, main gamelan, sampai nyobain kuliner khas tempe dan jamur bikinan warga lokal. Ada juga paket live-in kalau rombongan mau ngerasain langsung tinggal bareng keluarga di desa.

9. Desa Wisata Nglanggeran

Desa Wisata Nglanggeran terletak di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, terkenal karena bentang alam Gunung Api Purba yang jadi bagian dari Gunung Sewu UNESCO Global Geopark. Tahun 2021, desa ini bahkan dapet penghargaan Desa Wisata Terbaik Dunia dari UNWTO.

Harga tiket masuknya cuma Rp10.000 buat kunjungan siang, ada juga paket trekking Rp25.000 per orang (minimal 3 orang) dan paket outbound Rp75.000 per orang (minimal 5 orang). Buka Selasa sampai Minggu, jam 08.00 sampai 18.00 WIB.

10. Desa Wisata Tembi

Desa Wisata Tembi berlokasi di Jl. Parangtritis KM 8,5, Bantul, sekitar 9 km dari kota Jogja. Masuk ke area desanya gratis, tapi tiap aktivitas dikenain biaya sendiri-sendiri.

Pilihan aktivitasnya lumayan banyak, mulai dari membatik kain (Rp30.000), membuat keramik (Rp20.000), sampai ngelukis topeng kayu (Rp50.000). Cocok buat rombongan yang pengen nyobain beberapa kerajinan sekaligus dalam satu kunjungan.

Yogyakarta memiliki banyak tempat menarik dan edukatif lainnya yang layak dikunjungi saat study tour. Dengan memilih destinasi yang tepat, siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman berharga, tetapi juga pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain buat study tour sekolah, banyak dari tempat-tempat pedesaan ini juga asik dijadikan destinasi outing kantor atau liburan keluarga, apalagi buat yang pengen suasana lebih santai dan deket sama alam.

Itulah rekomendasi study tour jogja di bidang alam dan pedesaan yang bisa dikunjungi saat study tour sekolah.

Untuk memudahkan perjalanan rombongan, Sebaiknya sewa bus ke Jogja dari Pijar Utomo. Kami memiliki beberapa layanan dari kota besar seperti sewa bus karawang, jika kamu tinggal di sekitar karawang dan ingin menyewa bus untuk diantar ke tempat-tempat study tour di jogja.

 

Online 24 Jam