Gunungkidul di Yogyakarta emang udah terkenal dengan deretan pantainya yang cantik dan nuansa alamnya yang menenangkan.
Tapi, di balik destinasi mainstream yang sering muncul di Instagram atau TikTok, ternyata ada banyak hidden gems yang masih belum banyak terjamah wisatawan.
Buat kamu yang suka suasana sepi, tenang, dan pengen healing jauh dari keramaian, beberapa tempat ini wajib masuk wishlist liburanmu!
Hidden Gems Wisata di Gunungkidul yang Belum Terjamah Wisatawan
1. Bukit Pengilon: Perbukitan Hijau + Lautan Luas = Combo Sempurna
Terletak di Purwodadi, Tepus, Bukit Pengilon adalah spot yang menyajikan pemandangan dramatis antara perbukitan hijau dan laut selatan yang luas membentang.
Karena belum banyak yang tahu tempat ini, maka bukit Pengilon jadi cocok buat kamu yang pengen cari ketenangan sambil menikmati sunrise atau camping bareng temen.
Akses ke sana memang belum sepenuhnya mulus—masih berupa jalan tanah, jadi disarankan pakai motor trail atau sewa jeep. Tapi percayalah, pemandangannya worth it banget!
2. Pantai Pesewan: Pantai Pribadi Rasa Liburan Mewah
Pantai ini terletak di Kalurahan Balong, Girisubo, dan jaraknya sekitar 2,5 jam dari pusat Kota Jogja. Tapi yang bikin Pantai Pesewan beda dari pantai-pantai lainnya adalah: masih super sepi!
Suasananya bener-bener masih alami, pasirnya bersih, dan suara ombaknya jadi latar yang pas buat ngelamun atau sekadar rebahan santai. Mau mancing, cari ikan kecil, atau berkemah di tepi pantai? Bisa semua!
Karena belum ada fasilitas lengkap, pastikan bawa bekal sendiri ya. Dan jangan lupa, selalu bawa pulang sampahmu!
3. Grojogan Lepo Dlingo: Versi Mini Air Terjun Niagara di Jogja
Walau secara administratif masih masuk wilayah Bantul, Grojogan Lepo wajib masuk list kamu kalau lagi eksplor Gunungkidul. Terletak di Dusun Pokoh, air terjun ini punya tiga undakan dengan empat kolam alami yang kedalamannya bervariasi.
Mulai dari kolam dangkal yang aman buat anak-anak sampai kolam sedalam dua meter yang cocok buat loncat-loncat. Tempat ini masih cukup sepi dan airnya jernih banget, apalagi kalau datang pagi hari.
4. Air Terjun Luweng Sampang: Grand Canyon Mini di Jogja
Pernah dengar tentang “Grand Canyon-nya Jogja”? Nah, ini dia tempatnya. Berlokasi di Desa Sampang, Gedangsari, air terjun ini punya tebing-tebing batu kapur yang artistik banget. Air terjunnya memang nggak terlalu tinggi, tapi eksotis dan cocok banget buat foto-foto estetik.
Selain panorama yang keren, tempat ini juga punya cerita sejarah sebagai lokasi petilasan Sunan Kalijaga. Tiket masuknya? Cuma Rp 2.000 aja!
5. Pantai Ngrawah: Pasir Putih Tersembunyi
Pantai ini benar-benar tersembunyi di balik bukit dan kebun milik warga. Lokasinya memang agak susah diakses, tapi justru itu yang bikin Pantai Ngrawah terasa eksklusif—kayak punya pantai pribadi.
Pasir putih dan laut biru yang masih bersih jadi daya tarik utama. Tempat ini cocok banget buat kamu yang pengen escape dari keramaian dan cuma pengen menikmati suara ombak dan angin pantai.
6. Watu Giring: Spot Foto Anti-Mainstream
Kalau kamu pengen dapet foto dengan vibe berbeda, Watu Giring bisa jadi pilihan menarik. Lokasinya di Jelok, Sambirejo, Semanu. Tempat ini dulunya bekas tambang batu kapur, tapi sekarang berubah jadi spot keren dengan susunan batuan yang unik dan simetris.
Waktu terbaik untuk datang ke sini adalah sore hari menjelang sunset. Gratis masuk, cuma bayar parkir Rp 2.000!
Itulah beberapa tempat wisata yang masih dianggap Hidden Gem dalam daftar wisata di Gunungkidul. Bagi kamu yang berminat mengunjungi wisata ini secara rombongan, disarankan menggunakan bus pariwisata dengan driver berpengalaman dan sudah terbiasa melewati rute terjal ini.
Ya namanya juga Gunungkidul, daripada ngambil resiko, mending pake sewa bus sekitaran jogja aja untuk nganterin kamu bersama rombongan.

Hendri adalah tim content strategist di PT Pijar Utomo Transindo yang memiliki pengalaman lebih dari lima tahun dalam mengembangkan strategi digital, berfokuskan pada pertumbuhan organik dan peningkatan visibilitas di mesin pencari.
Ia memulai kariernya sejak 2018 dengan menangani campaign SEO dan pembuatan konten untuk berbagai bisnis, mulai dari distributor lokal hingga brand nasional.
Dalam perjalanannya, Hendri telah terlibat dalam berbagai proyek bersama agensi dan klien ternama, seperti InboundID dan CMLabs.
Secara khusus, Hendri memiliki fokus dan pengalaman mendalam di industri travel, pariwisata, dan transportasi, termasuk persewaan bus pariwisata karena dia suka traveling. Tercatat, dia sudah traveling menggunakan bus dari Pekanbaru menuju kota Jogja dengan durasi 3 hari 2 malam, sehingga memiliki pengalaman yang mendalam mengenai topik transportasi.
Selama beberapa tahun terakhir, ia aktif mengelola strategi digital marketing dan produksi konten untuk bisnis di sektor ini, sehingga dia tahu secara langsung apa yang dibutuhin sama pengguna, pola pencarian, serta dinamika pasar wisata yang butuh kendaraan secara berombongan.
Atas alasan itulah, Pijar Utomo menarik Hendri menjadi salah satu ujung tombak digital strategist di website milik Pijar Utomo Transindo.
Menggunakan pendekatan yang gabungin analisis data sama pemahaman minat pengguna, Hendri berkomitmen membangun konten yang tidak hanya SEO-friendly, tetapi juga relevan, informatif, dan mampu memberikan nilai nyata bagi pembaca.
Saat ini, ia bekerja sebagai SEO analyst berbasis remote dan terus mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia digital marketing.